A-Dolcezza

Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan

Banyak orang berpendapat bahwa kedewasaan sering dikaitkan dengan umur seseorang. Seseorang yang telah berumur 17 th atau 20 th ke atas sering dikatakan dewasa dan memiliki sifat dewasa (kedewasaan).
Sehingga, banyak orang berpendapat bahwa kedewasaan tersebut hanya dilihat dari segi umur bukan dari cara berfikir.

Secara fisik memang dewasa tetapi apakah kedewasaan tersebut juga dimiliki ?

Apakah umur yang dewasa dapat diartikan sama dengan kedewasaan?

Tetapi menurut saya seorang gadis kecil yang mulai tumbuh menjadi remaja, kedewasaan tersebut bukan berarti hanya dimiliki seserang yang telah berumur 17 th atau 20 th ke atas. Kedewasaan bahkan bisa dimiliki seorang remaja yang bagi orang dewasa masih dianggap anak kecil dan bertingkah tanpa berfikir panjang. Tetapi remaja juga bisa bersikap dewasa bahkan bisa lebih dewasa dari seseorang yang telah berumur dewasa, asalkan remaja mampu berfikir dengan bijak dan dapat menekan keegoisannya.

Remaja mampu berfikir dewasa dan bersikap dewasa. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya organisasi- organisasi remaja yang tumbuh dan berkembang di lingkungan kita, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Organisasi- organisasi remaja tersebut diantaranya seperti: Pramuka, PMR, PKS, KIR, Club Mading Sekolah, Tim Kreasi Majalah Sekolah, serta Karang Taruna dan masih banyak organisasi- organisasi remaja lainnya.

Organisasi- organisasi remaja ini dapat menjadi cerminan bahwa remaja bersikap dewasa, karena di organisasi- organisasi tersebut remaja akan dilatih disiplin, bertanggung jawab, setia kawan, kemandirian, serta sikap kepemimpinan yang sangat menunjang proses pedewasaan remaja.

Melalui organisasi- organisasi remaja tersebut remaja dapat berkarya dan berkreasi. Dengan hasil karya tersebut dapat menjadi bukti bahwa remaja tidak hanya bersikap kekanak- kanakkan tetapi juga dapat bersikap dan berfikir dewasa.

Kedewasaan dapat ditumbuhkan pada setiap pribadi remaja selain dengan mengikuti organisasi- organisasi remaja dapat dengan adanya proses pendewasaan yang ditanamkan oleh orang tua atau guru di sekolah. Proses pendewasaan tersebut diantaranya seperti mengajarkan remaja untuk hidup sederhana dan bergaul dengan semua teman tanpa membedakan karena materi.

Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa, kedewasaan adalah sifat yang dimiliki seseorang dalam hal atau keadaan dewasa sehingga, mampu melakukan perbuatan serta menyelesaikan masalah dengan bijak disertai pertimbangan yang matang bukan dengan keegoisan. Dapat berfikir dan bersikap dewasa adalah inti dari kedewasaan tersebut.
Kedewasaan bukan hanya diukur dari segi umur tetapi diukur dari cara berfikir dan sikap yang ditunjukkan dalam melakukan setiap perbuatan yang dilakukan seseorang.

Dan, bahkan jika remaja bisa melakukan seperti hal diatas remaja juga memiliki kedewasaan tersebut.
Read More …

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.



Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu?

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,

Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,

Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,

Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.

Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting...
Read More …




Suatu hari, semua sifat sedang berkumpul. Tapi mereka bosan karena tidak punya kegiatan. Kecerdasan mengusulkan bermain petak umpet. Semua menyukai ide itu, dan Kegilaan-lah yang ingin pertama kali mendapat giliran berhitung. Karena tidak ada yang cukup gila untuk mencari Kegilaan, maka semua sifat setuju. Kegilaan pun menutup matanya dan mulai berhitung, sementara semua sifat lain berlarian mencari tempat persembunyian.
Selesai berhitung, Kegilaan mencari dimana tempat teman-temannya bersembunyi. Kemalasan-lah yang pertama kali ditemukan, karena dia sama sekali tidak mau mengularkan energinya unutk bersembunyi. Disusul Keraguan yang masih ragu mau bersembunyi dimana, dan Kelembutan yang bersembunyi di balik bulan. Kegilaan berhasil menemukan semuanya, kecuali tempat persembunyian Cinta.

Kecemburuan yang iri karena Cinta tidak lekas ditemukan, memberi tahu bahwa Cinta bersembunyi dibalik semak mawar. Saking putus asanya mencari, Kegilaan menusuk-nusukkan garpu taman dengan asal demi menemukan Cinta. Sampai akhirnya Kegilaan berhenti, karena mendengar suara isakan tangis.Suara isakan tangis itu milik Cinta, yang akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya sambil menutup mukanya dengan tangan.

Darah segar mengalir di sela jarinya berasal dari mata Cinta.Kegilaan pun menyesal,”Aku membuatmu buta Cinta, apa yang harus ku lakukan untuk memperbaikinya?” Masih dengan menangis Cinta menjawab,”Kau tidak akan pernah bias memperbaikinya. Tapi kalau kau mau kau bisa menjadi penuntunku.” Dan sejak saat itu, dimana ada Cinta, pastilah ada Kegilaan di dekatnya.
Read More …

Suatu ketika ada seorang bayi yang siap dilahirkan ke bumi.
Maka, ia bertanya kepada Tuhan. "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimkan ku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tidak berdaya. Siapakah yang nanti akna melindungiku disana?"

Tuhanpun menjawab. "Diantara semua malikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu. Si kecil bertanya lagi. "Tapi, di sini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia." Tuhanpun menjawab,"Tak apa. Malikatmu itu akan senantiasa menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia." Namun si kecil bertanya lagi "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa apa yang ,mereka pakai."

Tuhanpun menjawab, "Mereka akan membisikan kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia." Si kecil bertanya lagi ,"Namun, aku mendegar, disana, banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?"

Tuhanpun menjawab,"Tenang, maikatmu akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia, akan sering melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmmu." Namun, si kecil kini malah sedih,"Ya Tuhan, tentu aku akan sedih tidak melihat-Mu lagi."

Tuhan menjawab lagi," Malikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-Ku. Dia akan selalu membibingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu berada disisimu."

Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namu, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama maikat yang akan melindungiku....."


Tuhanpun kembali menjawab,"Nama maikatmu tak begitu penting. Kau akan menyebutnya dengan sebutan: Ibu..."

di kutip dari: Buku Motivasi karya Ir. Andi Muzaki,SH,MT
Read More …